Kepala Disdukcapil Kukar, M Iryanto mengatakan hingga sampai saat ini tercatat sudah delapan ribuan lebih masyarakat yang telah melakukan aktivasi IKD.
"Saya berani memastikan delapan ribu ini merupakan angka tertinggi di tingkat Kaltim, karena kita melakukan aktivasi ini dengan cara menjemput bola turun ke masyarakat, tidak hanya menunggu di Kantor Camat atau di Dinas. Karena Kita ingin Kukar cepat penerapannya di tingkat masyarakat" kata Iryanto dikonfirmasi korankaltim.com, Kamis (13/4/2023).
Iryanto menjelaskan semakin banyaknya masyarakat yang sudah melakukan aktivasi IKD maka akan menentukan potret kemajuan digitalisasi di Kukar. Karena selama ini permasalahan yang paling mendasar di Kukar adalah alasan keterbatasan blangko KTP secara fisik.
"Dengan IKD ini jauh lebih memungkinkan bila ada pergantian alamat data itu tidak perlu mengganti isi KTP dan masih banyak keunggulan lainnya" jelasnya.
Iryanto menambahkan untuk keunggulan IKD ada fitur yang bisa didownload dan bisa dicetak walaupun fungsi utamanya secara digital bisa dipake untuk mengirim dan membagi via QR code. Misalnya masyarakat masih butuh fisiknya, ada menunya yang akan disosialisasikan input di dalam email aplikasi, tinggal didownload dan bisa dicetak.
"Tapi tidak sebagai KTP fisik, cuma KTP virtual yang ada fotonya persis kayak KTP, itu kelebihannya. Tingkat kemajuannya ini kita lakukan karena bulan puasa jadi masih terbatas, belum bisa dilakukan percepatan ke kecamatan yang jauh dari kota" ungkapnya.
Ditegaskan Iryanto kegiatan jemput bola ini paling banyak masih di seputaran kawasan Kota Tenggarong.
"Saya menghimbau kepada masyarakat agar segera mengaktifkan IKD sepanjang memiliki hp Android, jadi bisa dipakai dimana saja karena bisa didownload. Jadi silahkan masyarakat untuk segera mengaktifkan IKD dengan bisa datang ke MPP tiap hari di jam kerja. Maupun di kantor kecamatan terdekat di wilayah masing-masing" pungkasnya. (Adv)
Editor: Rusdianto