"Hari ini soft launchingnya, nanti akan diresmikan juga oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada tanggal 5 Desember. Diikuti oleh seluruh MPP yang ada se-Indonesia," kata Edi Damansyah yang diwawancara usai kegiatan.
Dalam agenda soft launching tersebut dikatakan Edi masih ada beberapa hal yang harus dibenahi, terutama sarana dan prasarana IT yang masih terus berjalan. Namun, beberapa pelayanan yang diberikan sudah bisa mulai berjalan dari sekarang ini.
"Sarana dan prasaran terus dilengkapi, yang paling penting adalah komitmennya, orang-orangnya untuk optimal memberikan pelayanan," ujar Bupati.
Edi juga menegaskan dengan sistem pelayanan yang sudah terbangun ini bisa terus dijalankan. Apalagi Pemerintah Kabupaten Kukar juga bertanggung jawab terhadap berjalannya MPP yang merupakan kebijakan nasional dan dibentuk dari biaya yang cukup besar.
"Kita akan terus lakukan evaluasi perangkat dan sistem serta berupaya untuk melakukan beberapa perbaikan. Yang paling penting itu tadi, komitmen dan orang-orang yang dalam memberikan pelayanan. Jangan sampai booth yang tersedia itu kosong," tandasnya.
Diketahui MPP Kabupaten Kukar ini terdiri dari 24 entitas layanan yang memberikan sekitar 430 pelayanan. Dibangun untuk memberikan pelayanan digitalisasi dan terpusat di satu wadah sehingga akan semakin mempermudah masyarakat. (Adv)
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi