"Dalam rangka meningkatkan kontribusi dari komunitas TIK, para pelajar dan mahasiswa serta kaum muda dalam mengembangkan suatu terobosan platform digital Smart City yang dapat mengakomodir kebutuhan layanan publik," kata Kepala Diskominfo Kukar, Dafip Haryanto pada Minggu (27/11/2022) kemarin.
Ajang yang baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Kukar ini mengusung tema pemrograman dalam mendukung Smart City. Serta cukup antusias diikuti oleh 11 tim, baik dari Kabupaten Kukar, Kota Balikpapan dan juga Kota Samarinda. Meskipun dalam pelaksanaannya hanya 6 tim saja yang berkompetisi karena ada beberapa tim yang mengundurkan diri.
"Temanya masih umum dan bebas, tahun depan rencananya baru akan kita kerucutkan ditambah dengan penguatan lain dalam pelaksanaannya," jelas Dafip.
Ditambahkannya pula bahwa dari ajang tersebut banyak didapat inovasi-inovasi yang disampaikan untuk bisa dilakukan dalam kegiatan mendukung program pemerintah ditengah perkembangan dunia digitalisasi.
"Dari ajang ini kita juga dapat banyak pembelajaran, kedepannya akan kembali kita laksanakan. Harapannya ini bisa diikuti banyak peserta dan untuk mengembangkan kepercayaan diri komunitas TIK di Kabupaten Kukar juga," tandasnya. (Adv)
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur