"Pemerintah siap memberikan dukungan, bukan cuma dalam pelaksanaan, tapi juga dalam hal lainnya seperti memberikan pendidikan politik," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti yang dikonfirmasi kembali pada Kamis (17/11/2022).
Dijelaskannya bahwa pendidikan politik ini juga perlu disampaikan kepada masyarakat agar nantinya dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Ini bisa dilihat dari pelaksanaan pemilihan tahun 2019 lalu yang didapati adanya kecamatan yang tingkat partisipasinya yang masih kurang dari 50 persen.
"Seperti desa yang ada di Kecamatan Muara Kaman yang partisipasinya sekitar 38 persen kemudian di desa yang ada Kecamatan Muara Muntai sekitar 34 persen. Belum lagi di Kecamatan Kenohan dan juga Kecamatan Sanga Sanga baik untuk pemilih maupun juga peran aktif masyarakatnya," bebernya.
Untuk itu, diperlukan peran serta dari pihak kecamatan agar menggali dan mencari bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan partisipasi warganya. Bisa dengan memberikan pendidikan politik bagi warganya atau pun bisa saling bertukar pikiran mengenai solusinya dengan Kesbangpol Kukar maupun instansi terkait lainnya.
"Ini yang juga menjadi perhatian, sebab dengan meningkatnya partisipasi pemilih, maka pemilu yang dilaksanakan khususnya di Kabupaten Kukar dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas dan bermartabat. Sehingga Kukar pun bisa menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan pemilihan umum," tandasnya. (Adv)
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi