"Ini sebagai strategi optimalisasi pembangunan infrastruktur daerah. Didalamnya bisa dilihat keselarasan dan pemerataan pembangunan. Serta yang terpenting adanya kolaboratif dan data-data digital yang kita kembangkan dan juga basis data," bebernya.
Untuk target jangka pendek yang ingin dicapai melalui aplikasi ini didasarkan pada dua kecamatan yakni Tenggarong dan Tenggarong Seberang yang akan dibedah data digital dan rencana pembangunannya.
"Ada tiga sektor yang menjadi perhatian yakni pertanian, ekonomi kreatif dan juga pariwisata. Didalamnya juga meliputi keterpaduan pembangunan dan konektivitas antar wilayah dengan infrastruktur dasar jalan," ujar Wishnu.
Inovasi Dinas PU mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono dan Ketua DPRD Abdul Rasid. Mereka mengharapkan dalam pelaksanaannya juga saling bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Tentunya inovasi ini membutuhkan sinergitas dan kolaborasi dari semua OPD. Sehingga bisa bermanfaat dan mendukung visi dan misi pemerintah Kabupaten Kukar dalam pembangunan kedepannya," ungkap Sunggono. (Adv)
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur