Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Aji Ali Husni bersyukur dengan raihan prestasi yang didapatkan Kutai Kartanegara karena seluruh atlet sudah berjuang maksimal.
"Alhamdulillah kontingen Kutai Kartanegara duduk diposisi ketiga setelah Balikpapan dan Samarinda,. Inilah hasil maksimal yang patut disyukuri, Alhamdulillah ini semua hasil jerih payah pelatih dan atlet," kata Ali kepada Korankaltim.com, Senin (31/10/2022) kemarin.
Hasil Popda XVI/2022 ini akan dievaluasi, terlebih lagi mendekati Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2022 yang dilaksanakan di Kabupaten Berau.
"Akan kami evaluasi kembali kesiapan atlet kemudian strategi pelatih khususnya, karena kalau saya lihat langsung di lapangan strategi pelatih tetap hal yang paling utama dalam rangka menetapkan si A bermain apa jadi memang strategi pelatih itu tetap ditentukan bagaimana caranya meracik tim ini bisa agar bisa unggul karena memang kita sadari semua kabupaten kota pun melakukan persiapan yang maksimal," sebut Ali lagi.
Strategi pelatih menjadi yang akan dievaluasi dari hasil Popda ini, karena jika melihat dari kesiapan fisik para atlet, semuanya sudah cukup menjanjikan dan siap tempur.
Strategi pelatih hal yang menentukan di lapangan, dengan harapan kedepannya Dispora akan memperkuat SDM tentang pelatih yakni dengan menggelar pelatihan pelatih yang tersertifikasi nasional.
"Karena kalau tanpa ada pelatihan dan sertifikasi seorang pelatih maka salah satunya strategi untuk menentukan pemain bermain apa itu salah satu faktor yang menentukan saya rasa kalau untuk pencapaian atlet kalau dari segi fisik persiapannya bagus kemudian mainnya juga sama teknik juga sama yang penting sekarang ini adalah strategi," tegasnya.
"Menempatkan seorang bermain apa seorang melawan apa dan turun ke berapa itu adalah strategi ya karena semua dalam posisi on posisi siap bertanding tinggal kita yang harus meramu strategi dengan jitu untuk meraih hasil maksimal," pungkas Ali. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur