Kegiatan tersebut untuk menguji ketangkasan dan ketepatan dalam upaya memadamkan api maupun upaya penyelamatan ketika terjadi musibah kebakaran atau bencana lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Agar keberadaan balakarcana semakin kuat, eksis dan bisa terus membantu pemerintah untuk berada ditengah masyarakat.
"Harapannya bisa diikuti dengan baik, tidak ada terbebani. Sebagai latihan bersama dalam meningkatkan dan mengembangkan keterampilan sebaik mungkin sesuai dengan standar penanganan," tambahnya.
Kegiatan yang perdana dilaksanakan tahun ini memang hanya diperuntukkan bagi relawan ataupun balakarcana di wilayah Kukar. Namun, dengan melihat antusias balakar dari daerah lain yang ingin ikut berpartisipasi. Edi pun mengharapkan kedepannya kegiatan ini bisa mengakomodir dan memperluas lingkup pelaksanaannya.
"Ini sebagai bentuk kesiapsiagaan dari penanganan musibah atau bencana. Sekaligus memperkaya pengetahuan dan keterampilan bagi balakarcana. Diharapkan kedepannya kegiatan seperti ini bisa diakomodir dengan lingkup yang lebih luas dan terus terlaksana dengan baik," imbuhnya.
Ditambahkan oleh ketua pelaksana kegiatan, Aspianur Sandi bahwa kegiatan ini berdasarkan kerja sama antara Dispora Kukar dan Kwartir Cabang Pramuka Kukar. Dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 29-30 Oktober 2022 dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
"Bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, mengasah keterampilan dan menambah wawasan, memperkuat kekompakan dan kerja sama. Sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi para kepala tim balakarcana terhadap kemampuan dan keterampilan anggotanya," jelasnya.
Adapun total tim yang mendaftar ada sebanyak 24 tim dengan rincian 22 tim asal Kabupaten Kukar yang terdiri dari 8 tim dari Kecamatan Tenggarong, 6 tim dari Kecamatan Loa Janan, 3 tim dari Kecamatan Tenggarong Seberang. Kemudian tim dari Kecamatan Muara Badak, Loa Kulu, Sanga Sanga, Anggana dan Sebulu masing-masing 1 tim serta 2 tim lainnya berasal dari Kota Samarinda.
"Untuk kategori lomba terbagi dua, yakni lomba fire fighter (pemadam kebakaran) sendiri diikuti oleh 23 tim dan untuk lomba rescue team (penyelamatan) diikuti oleh 22 tim," tandasnya.
Para peserta ini memperebutkan piala bergilir Bupati Kukar dan masing-masing juara 1, 2 dan 3 dari dua kategori lomba berhak mendapatkan hadiah yang totalnya bernilai Rp 16,5 juta. (Adv)
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Supiansyah