Pertama ialah kategori Perangkat Daerah dan/atau Unit Pelaksana Teknis Dinas/Badan/RSUD. Kedua, kategori untuk pemerintah kecamatan. Ketiga, kategori pemerintah kelurahan. Keempat, kategori pemerintah desa dan/atau BUMDesa.
Kelima, kategori puskesmas. Keenam kategori pendidikan yang terdiri sekolah, kelompok guru maupun perorangan dan kelompok siswa maupun perorangan. Ketujuh, kategori kelompok perempuan maupun perorangan, dan kedelapan kategori kelompok penyandang disabilitas maupun kelompok/orang perseorangan yang berjasa dalam penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
"Perlombaannya sudah mulai Oktober ini untuk penginputan proposal inovasinya. November penutupan penginputan langsung masuk tahapan penilaian, lalu sesi presentasi dan wawancara inovasi yang masuk nominasi, terakhir observasi lapangan baru penentuan pemenang per kategori," jelas Murdianto.
Murdianto menegaskan event Pekan Inovasi ini dalam rangka mewujudkan Kukar yang inovatif berdaya saing dan mandiri (Idaman). Selain itu juga meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah serta memberikan citra positif dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Melalui gerakan one agency, one inovation atau setiap perangkat daerah menciptakan minimal 1 inovasi," tegas Murdianto. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah