Namun, meskipun Diskop UKM menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) leading sektor, nyatanya pembinaan UMKM ini bisa dilakukan secara lebih luas oleh instansi atau badan pemerintahan lainnya.
"Terkait pembinaan UMKM ini kita lihat realitas di lapangan, ini banyak OPD atau instansi yang membina, bahkan sekarang ada BPN juga menggarap bidang itu, hampir semua sektor membina UMKM, terkait dengan institusi pemerintah daerah khususnya Kutai Kartanegara ada beberapa, diantaranya dinas perdagangan dan perindustrian pastinya, kemudian ada Dinas Kepemudaan dan Olahraga kita sebut dengan wirausaha pemuda mandiri, ada pemberdayaan perempuan, tapi kebanyakan itu lebih banyak untuk penumbuhan wirausaha baru dan ini juga menjadi program kita," kata Tajudin kepada korankaltim.com, Minggu (16/10/2022).
Selain menumbuhkan wira usaha baru, tugas yang juga utama harus dilakukan Diskop UKM adalah pembinaan. Tajudin menegaskan pihaknya punya empat strategi sasaran untuk upaya pembinaan terhadap seluruh UMKM se-Kukar ini.
"Kita punya empat strategi sasaran kita terkait dengan pembinaan UMKM, yang pertama adalah menumbuhkan wira usaha baru yang ada di wilayah Kukar, selanjutnya kedua sasaran kita adalah penguatan kapasitas kualitas dan kuantitas dari UMKM itu sendiri, ketiga terkait dengan akses permodalan ini program pak Bupati melalui KKI (Kredit Kukar Idaman), keempat adalah akses pasar dari pelaku UMKM salah satu yang kita lakukan untuk ini adalah digitalisasi disamping juga melalui expo," terang Tajudin. (Adv)
Penulis :Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin