Kepala Balitbangda Kukar, Didi Ramyadi mengatakan untuk implementasi dari salah satu fungsi Balitbangda ini, pertengahan Oktober ini mereka bekerjasama dengan Bagian Organisasi Set-Kab Kukar siap menyelanggarakan event pekan inovasi.
“Pertengahan Oktober ini kami gelar pekan inovasi yang konsepnya itu OPD, tokoh masyarakat, kelompok disabilitas, forum pemberdayaan perempuan dan sekolah-sekolah baik itu lembaga sekolahnya mulai dari gurunya sama siswanya untuk bisa mengajukan proposal inovasi ataupun kreativitas mereka,” kata Didi Ramyadi didampingi Kepala Bidang Inovasi Daerah Balitbangda Kukar Murdiyanto kepada korankaltim.com, Kamis (6/10/2022) siang tadi.
Adapun pemenang dari even pekan inovasi lingkup Kabupaten Kukar ini akan menjadi perwakilan daerah untuk lomba tingkat provinsi dan harapannya kedepan bisa mewakili Kaltim untuk lomba di tingkat nasional.
“Kami selenggarakan agar ini berkelanjutan dari tahun lalu, karena kan tahun-tahun sebelumnya kita punya database inovasi yang kita kirim ke nasional itu menang terus, Alhamdulillah Kukar selalu menang di tingkat nasional,” sebutnya.
Murdianto menyebutkan ada dua inovasi daerah yang pada tahun sebelumnya meraih juara tingkat nasional, yang pertama adalah inovasi Komitmen BUMDes dan Masyarakat Desa Sungai Payang (Mabuk Kepayang) di Desa Sungai Payang Kecamatan Loa Kulu dan inovasi Kelola Listrik Komunal Muara Enggelam (Klik Me) Desa Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis.
Dua inovasi itu awalnya ajang tingkat kabupaten dan kota kemudian didorong oleh Balitbangda untuk maju ke tingkat provinsi dan tingkat nasional dan Kukar menjadi juara terus.
“Kalau dulu perangkat daerah, untuk tahun ini kami mau memberikan apresiasi kepada kelompok-kelompok disabilitas, kelompok pemberdayaan perempuan, pendidikan, jadi maksud kami itu memberikan apresiasi terhadap apa yang mereka lakukan. Jadi nanti itu lebih cenderung ke kreativitas mereka untuk menginspirasi teman-temannya supaya mandiri sesuai dengan tagline Kukar yaitu Kukar Idaman,” tegasnya.
Kukar Idaman (Inovatif, berdaya saing dan mandiri) dalam implementasinya yakni inovatif yang dilakukan pemerintah daerah dan daya saing yang dilakukan oleh perangkat daerah dan masyarakat serta menciptakan kemandirian.
“Tiga unsur dari ‘Idaman’ ini kita wujudkan, kita ukur melalui even pekan inovasi ini. Lingkupnya Kabupaten Kukar dan diikuti oleh seluruh OPD baik perangkat daerahnya, dinasnya, UPT-nya, rumah sakit, kecamatan, desa, kelurahan dan puskesmas. Dengan pekan inovasi ini kami berharap bisa mewujudkan Idaman itu,” pungkas Murdi. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur