“Kalau bicara paguyuban di Kabupaten Kutai Kartanegara ini sudah terbangun dengan baik, jadi semua etnis ada di Kutai Kartanegara dan dalam komunitas paguyuban juga etnisnya terus masing-masing mengembangkan seni budaya, makanya event ini kita berikan nama festival seni budaya nusantara untuk dunia,” kata Edi Damansyah kepada awak media usai pelaksanaan Kirab Budaya, Rabu (20/7/2022).
Edi melanjutkan, pihaknya sejauh ini menyadari betul bahwa pentingnya keberadaan sanggar tari, kelompok kerukunan masyarakat dan paguyuban yang ada di seluruh kecamatan di Kutai Kartanegara.
“Jadi semua budaya nusantara itu ada di Kutai Kartanegara, jadi kami fasilitasi sanggar-sanggar ini, baik dari pembinaan pelatihannya maupun sarana prasarana peralatannya Alhamdulillah, namun memang hanya di kondisi dua tahun ini kegiatan kita bahkan stop gara-gara keterbatasan (pandemi Covid-19, Red) dan 2022 ini kita mulai semoga ini bagian dari pembinaan,” jelasnya.
Ke depan para penggiat seni budaya ini akan lebih diberikan ruang melalui program Kukar Kaya Festival yang tertuang di Visi Misi Kukar Idaman.
“Kukar kaya festival itu minimal setiap tahun ada 30 festival yang masuk di kalender Indonesia, selain itu juga ada festival-festival di kecamatan yang kita dorong supaya bisa terlaksana dengan baik. Memang harapannya nanti festival kita yang masuk di kalender nasional, ada festival kecamatan yang masuk di kalender kabupaten. Ini bisa terus kita laksanakan selain kita melestarikan seni dan budaya namun akhirnya bagaimana untuk mendorong ekonomi masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara,” demikian Edi. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah