Sedangkan untuk Kategori Staf Teknis, yaitu Pejabat Teknis setingkat Eselon III diikuti Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri.
"Adapun materi pelatihan terbagi menjadi dua sesi antara lain adalah sesi Leadership Session “Towards Data Revolution” yaitu sesi yang ditujukan kepada Pengambil Keputusan, untuk meningkatkan kesadaran serta membangun komitmen dalam implentasi MSDI, yang dibahas dalam hal ini adalah tentang pentingnya membangun ekosistem data dalam perencanaan pembangunan, manfaat implementasi infrastruktur data spasial, dan pentingnya pengelolaan data dalam memperkuat perencanaan kota atau Evidence-based urban planning," kata Nana sapaan akrab Plt Kepala Bappeda Kukar kepada korankaltim.com, Selasa (14/6/2022)
Nana melanjutkan, untuk sesi MSDI Technical Deep Dive ialah sesi yang ditujukan kepada pejabat teknis pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi dan stakeholder lainnya, program ini berbentuk diksusi teknis implementasi Infrastruktur Data Spasial Perkotaan MSDI dengan materi antara lain Fondasi dan Peran MSDI, Roadmap MSDI dan Implementasi, simpul jaringan dan urban planning tools dan pengalaman Kota dalam implemtasi MSDI.
"Tentu dalam pelatihan kemarin yang diselenggarakan kementerian Kukar merasa sangat beruntung sekali karena menjadi satu-satunya Kabupaten yang menjadi peserta. Semua peserta lainnya dari pemerintahan daerah yakni Kota,"
Selain 7 Pemerintah Daerah yang menjadi peserta, pelatihan ini juga diikuti oleh Badan Informasi Geospasial, Bappenas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Yayasan Lokahita. (adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur