"Nanti yang mengerjakan desa itu, karena kewenangan (Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kukar) tidak ada lagi kan, yang ada hanya Dinas ESDM provinsi," kata Arianto kepada KoranKaltim.com
Tidak hanya itu, Dinas ESDM Kalimantan Timur (Kaltim) turut membantu pembangunan PLTS Komunal ini. Pada 2021, lanjut Arianto, telah dibangunkan di desa Enggelam, Muara Wis. Tahun ini, akan dibangunkan lagi di desa Menamang Kiri dan Menamang Kanan.
Pemilihan desa-desa ini untuk dibangunkan PLTS Komunal sudah melalui proses pemetaan. PLTS Komunal menjadi solusi bagi wilayah remote area atau terisolir tidak bisa dimasuki infrastruktur PLN. Sedangkan yang bisa dimasuki infrastruktur PLN, dilakukan pengusulan secara bertahap seperti di wilayah Kota Bangun.
Kemudian desa-desa yang bakal dibangunkan PLTS Komunal harus dilihat dari jumlah penduduk dan kesiapan desanya. Kesiapan tersebut mulai dari ketersediaan lahan, aparatur yang nantinya bakal mengelola, hingga kesiapan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar menjadi prioritas pembangunannya.
"Kemarin kami memetakan itu tergetnya di 2026 itu selesai. Cuman kan kolaborasi, kami tidak mungkin menyelesaikan enam (PLTS Komunal) itu hanya sendiri, ada bantuan pusat, provinsi, kabupaten," sebutnya.
Setelah PLTS Komunal itu selesai dibangunkan tahun ini, maka tinggal menyisakan 14 desa di Kukar yang belum teraliri listrik. "Nah lain-lainnya yang kami dorong juga ada pembangunan jaringan PLN kan," tandasnya. (Adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur