Perkantorannya sudah disiapkan di Kilometer 28, desa Tani Bhakti sebagai pusat kecamatannya.
Komputer, meja dan kursi camat dan hal-hal yang dibutuhkan untuk menggelar pelayanan di kecamatan itu telah disiapkan. Bahkan dilakukan penambahan daya listrik sebesar 11.000 VA dimana persiapan ini menggunakan anggaran kurang lebih Rp1 miliar.
"Dia (Camat) tinggal masuk, duduk melaksanakan pelayanan," kata Burhan Kamis (26/5/2022) hari ini.
Selain persoalan anggaran, Burhan menyebut masih ada kendala dalam penyusunan peraturan daerahnya.
Namun jika itu selesai maka dipastikannya pelayanan akan mulai berjalan di sana. Masyarakat yang masuk ke dalam wilayah Samboja Barat sangat berharap pelantikan pejabat struktural termasuk camat definitif dapat dilakukan tahun ini juga.
"Sehingga pelayanan masyarakat selama ini, walaupun sudah berjalan sebenarnya, tapi lebih mudah masyarakat kalau pemekaran sudah berjalan," harap Burhan.
Saat ini migrasi data kependudukan masyarakat yang masuk dalam wilayah Samboja Barat sedang berjalan secara bertahap.
Anak yang memasuki usia 17 tahun maupun yang baru lahir di wilayah itu, lanjut Burhan, secara otomatis masuk dalam wilayah administratif Samboja Barat.
"Jadi pengalihan kependudukan sudah mulai berjalan, karena memang induknya sudah ada. Tinggal pejabat strukturnya aja yang menunggu dilantik bupati," ucap Burhanuddin lagi.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur