Persiapan harus dilakukan sejak jauh-jauh hari agar para kafilah Kukar tampil mantap dengan target mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya.
"Sekarang kan masih TC di masing-masing cabang, belum TC terpusat," jelas Sunggono yang juga
Ketua Umum LPTQ Kukar kepada Korankaltim.com Senin (21/3/2022) hari ini. Kafilah yang menjadi juara pada MTQ tingkat kecamatan akan ikut dalam TC ini, hanya saja menurut Sunggono akan ada beberapa perubahan, diantaranya beberapa kafilah yang tidak bisa mengikuti TC mengingat usianya yang sudah melebihi batas dan beberapa hal lainnya.
Namun secara garis besar, semua hal berkaitan dengan persiapan sudah mulai dilakukan. “MTQ ini merupakan ajang menguji hasil pembinaan yang dilakukan LPTQ. Bupati mengamanatkan agar LPTQ memaksimalkan semua potensi yang ada terlebih lewat program-program dedikasi Kukar Idaman,” papar Sunggono.
Program-program dedikasi seperti Satu Kukar Satu Hafiz Quran yang melahirkan minimal satu hafiz di 193 desa dan 44 kelurahan, Dai Masuk Desa, hingga Gerakan Etam Mengaji (Gema) yang juga melahirkan guru-guru mengaji Alquran tentu memiliki korelasi dengan prestasi yang sudah ditoreh selama beberapa tahun terakhir.
"Semua program dedikasi insya Allah selalu ada korelasinya dengan itu. Ini kan baru berjalan dua tahunan, insyaallah akan terus berprogres," ucap Sunggono. (Adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur