Harapannya, sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada para stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan dan pendampingan. Sehingga bisa saling bersinergi, berkomitmen, saling bekerjasama dan berperan aktif, responsif, cepat dan tepat dalam menjalankan tugas yang sudah diamanahkan.
L
"Menuai nilai-nilai keadilan di dalam masyarakat dengan tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku sehingga perempuan dan anak bisa terlindungi terutama dari TPPO," ujar Mike.
L
Kegiatan ini menghadirkan Kanit PPA Satreskrim Polres Kukar, LBH Kutai Kartanegara, Aakademisi dan praktisi hukum sebagai narasumber.
Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan, tindakan kekerasan adalah setiap tindakan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, mental, psikologis, termasuk intimidasi, pengusiran paksa, ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan, penelantaran, perdagangan manusia serta menghalangi kemampuan manusia untuk menikmati semua hak dan kebebasannya.
Munculnya berbagai kasus kekerasan pada perempuan dan anak menunjukkan gejala situasi dan kondisi yang semakin meningkat serta mengkhawatirkan. Seperti kasus-kasus yang terjadi di wilayah Kukar, berdasarkan data simponi yang telah diolah DP3A Kukar dari berbagai sumber. Diperoleh data sejak tahun 2017-2020, tercatat kasus kekerasan pada perempuan dalam laporan yang diterima sejumlah 155 kasus, sedangkan kasus kekerasan pada anak tercatat sejumlah 404 kasus.
"Agar peristiwa ini dapat diantisipasi dan dilakukan pencegahan dan penanganan serta penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat, maka keberadaan lembaga penyedia layanan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin dibutuhkan," ujar Wiyono.
Berbagai upaya untuk terus meningkatkan perannya dengan membangun jejaring melibatkan segenap stakeholder yang ada, secara terintegrasi dan sinergis melalui kerjasama yang kolaboratif. Demi terciptanya ketentraman dan ketertiban umum yang kondusif di daerah.
"Sebagaimana tujuan bersama untuk mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan dan keadilan yang berperspektif gender khususnya di wilayah kabupaten kutai kartanegara ini," pungkasnya. (adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan