Padahal waktu itu persiapannya sudah dilakukan dengan sangat matang. Sehingga masyarakat Muara Badak disebutkannya sangat senang akan berlanjutnya dan kembali ditunjuknya Muara Badak sebagai pelaksanaan MTQ.
"Pemkab Kukar kembali menetapkan Muara Badak menjadi tuan rumah dan melanjutkan pelaksanaan MTQ ke-,42 tingkat Kukar yang pernah tertunda," ucap Arpan.
Pelaksanaan MTQ ke-42 ini akan dilaksanakan selama tujuh hari, terhitung mulai pembukaan malam ini hingga 3 November mendatang. Ada 23 cabang lomba yang pelaksanaannya tersebar di lima desa, kemudian dari 18 rombongan kafilah setiap kecamatan terhitung ada sebanyak 1.174 orang yang ditempatkan di 81 rumah pemondokan. "Adapun peserta 23 cabang lomba itu sebanyak 653 orang," ungkapnya.
Kepala Kantor Kemenag Kukar Mokhtar mengatakan, seluruh dewan hakim diharapkan menilai dengan baik mengingat MTQ ini merupakan kompetisi menghasilkan juara yang bakal mewakili Kukar ke ajang MTQ tingkat Provinsi Kaltim di Samarinda tahun 2022 mendatang.
Karena diharapkan, prestasi Kukar yang sudah empat kali berturut-turut sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi harus dipertahankan. "Insya Allah dengan semboyan Kukar lima 2022 akan meraih kembali juara umum yang kelima pada tahun 2022, amin," tutur Mokhtar.
Sebelum secara resmi membuka MTQ ke-42, Bupati Kukar Edi Damansyah bersyukur soal terkendalinya pandemi Covid-19 hingga terlaksananya lomba ini. Kegiatan rutin tahunan ini diharapkannya dapat terus mendorong semangat Pengambangan Tilawatil Quran di Kukar.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata dia, MTQ adalah perlombaan para Qori dan Qoriah bertujuan untuk mengagungkan Al-Quran. Ini adalah proses hilir dari terlaksananya pengembangan dan pembinaan dari tilawatil Quran yang berjalan dengan baik di Kukar.
"Untuk itu, kami berharap bahwa kegiatan MTQ ini terus menumbuhkan semangat lebih besar lagi untuk kita melakukan pembinaan dan pengembangan Al-Quran di Kukar," ujarnya.
Empat kali juara umum berturut-turut mengindikasikan bahwa pengembangan dan pembinaan tilawatil Quran di Kukar sudah berjalan dengan baik. Dia berpesan kepada dewan hakim untuk melakukan tugasnya secara baik dan profesional. Utamanya agar Kukar menjadi juara umum untuk kelima kalinya pada MTQ tingkat Provinsi Kaltim 2022 nanti.
"Kualitas MTQ ini ditentukan para dewan hakim, sehingga nanti bagaimana LPTQ terus bergerak melakukan pengembangan dan pelatihan untuk tahun 2022 MTQ tingkat Kaltim. Hastag-nya adalah 2022 Kukar Lima Kali Juara," tegasnya. (adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur