Klinik tersebut memberikan layanan konsultasi bersama dengan narasumber yang bergelut di dunia usaha. "Informasi yang kami terima, klinik semacam ini satu-satunya di Kaltim bahkan Indonesia. Ini menjadi kebanggan Kukar," kata Rakhmadan.
Klinik ini bahkan sudah dikenalkan dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zainudin Amali dengan harapan menjadi role model pelayanan terkait kewirausahaan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Tentu diharapkan program ini diiringi dengan dukungan pemerintah pusat sehingga program-programnya bisa lebih dikembangkan lagi. "Pengusaha muda juga akan lebih banyak. Sudah banyak yang terdaftar di Klinik WPM ini, seribu lebih pengusaha mudanya," sebutnya,
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian selaku penggagas kuliah bagi pelaku usaha di Kukar ini yang hadir pada acara tersebut menerangkan, minat berwirausaha para pemuda ini harus diakselarasi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi usai pandemi Covid 19 berlalu namtinya.
Hetifah mengaku bangga, Kukar menjadi daerah yang memfasilitasi para pengusaha muda dalam menjalankan bisnisnya. Apalagi jika Ibu Kota Negara (IKN) telah pindah ke wilayah Kaltim nantinya, tentu para pengusaha muda ini harus memiliki bekal yang cukup untuk bersaing nantinya.
Hetifah menjamin, kegiatan-kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan terkait kewirausahaan masyarakat seperti yang digelar ini. "Kami juga sudah putuskan anggarannya di 2022, program untuk memfasilitasi akan tinggi tinggal di Kukar harus siap," tutup Hetifah. (adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur