Sementara Kepela Bidang PKP Diskominfo Kukar Ahmad Rianto, bertindak sebagai moderator. Kegiatan ini, dihadiri Ketua KIM, serta diikuti peserta anggota KIM Muara Muntai yang terdiri dari KIM Muara Pelangi Desa Muara Muntai Ulu, KIM Cabir Bersinar Desa Muara Muntai Ilir dan KIM Desa Rebaq Rinding, Pulau Harapan dan Kayu Batu sedang mempersiapkan pembentukan KIM-nya masing masing.
Dalam sambutan Kepala Dinas Kominfo yang di wakilkan oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Ahmad Rianto di dampingi Kasi SDKP Hermawan, mengatakan,Bimtek Kelompok Informasi Masyarakat(KIM) dilaksanakan dalam rangka Pengembangan dan pemberdayaan pemangku kepentingan diperkuat dengan berdasarkan Permenkominfo No 8,tahun 2019 tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan konkuren bidang komunikasi dan informatika.ucapnya.
Sementara itu Arief ,Jalil dan Fairus yang bertindak sebagai narasumber dalam pemaparannya menjelaskan bagaimana cara pembuatan infografis dan video konten yang positif agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita berita hoax yang tidak jelas dari sumbernya diantaranya:
1. Hati-hati dengan judul provokatif
Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax.
2. Cermati alamat situs
Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan.
3. Periksa fakta
Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat.
4. Cek keaslian foto
Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca.
5. Ikut serta grup diskusi anti-hoax
Di Facebook terdapat sejumlah fanpage dan grup diskusi anti hoax, misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster, Fanpage Indonesian Hoaxes, dan Grup Sekoci.pungkasnya.
Seketaris Kecamatan(Sekcam) Bahruddin yang mewakili Camat Muara Muntai dalam sambutannya sangat mengapresiasi pelaksanaan Bimtek KIM yang pertama di kecamatan ini yang di laksanakan oleh Diskominfo Kukar.
"Agar KIM yang ada di sini memahami dunia digital, tentang mempromosikan potensi daerah yang ada ,khususnya di kecamatan Muara Muntai dalam hal pembangunan,serta menangkal isu isuk hoax yang berkembang," tutupnya. (Adv)
Penulis: Tim PKP
Editor : Rusdi