“Terimakasih Kemenpar memberikan support-nya melalui gerakan BISA ini. Ini sangat bagus guna meningkatkan pengunjung destinasi wisata khususnya yang ada di Danau Semayang, Desa Pela yakni Tanjung Tamanoh,” kata Thauhid kepada korankaltim.com, Minggu (25/10/2020) tadi.
Untuk mendukung gerakan BISA ini, pihak Kemenparekraf memberikan bantuan alat-alat kebersihan kepada pihak Dispar Kukar yang kemudian diserahkan secara simbolis kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela. Kegiatan ini diikut warga Desa Pela dan dilangsungkan dengan protokol kesehatan secara ketat.
“Kami berharap dengan suksesnya gerakan BISA ini, di desa Pela yang territorial-nya jauh dari kota tetap memiliki daya tarik, karena keasrian alamnya dan salah satu tempat habitat pesut Mahakam yang menjadi ikon di Kutai Kartanegara,” ucap Koordinator Pengembangan Destinasi Regional II Area II Kemenpar RI, Neli Yana.
Dukungan juga diberikan dari Wakil Ketua X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang juga memberikan bantuan alat-alat kebersihan guna mengimplementasikan destinasi pariwisata melalui gerakan BISA. Hetifah menegaskan, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Danau Semayang wajib didukung.
Bersih Indah Sehat Aman, ia pun berharap destinasi wisata yang ada di Danau Semayang dan sekitarnya bisa memulai menerapkan BISA ini, supaya di masa normal baru ini Danau Semayang bisa menerima wisatawan dengan protocol covid-19 yang ketat.
“Ini merupakan inisiatif Kementerian Parisiwata dan Ekonomi Kreatif yang didukung Komisi X DPR RI. Tentunya kami berterimakasih kepada Kemenparekraf yang selalu saja berupaya untuk bisa menanggapi dan merespos semua inisiatif dari bumi etam, mudahan semua termotivasi dan antuasiasme kita tetap tinggi membangkitkan pariwisata, salam pariwisata bangkit!,” tegasnya.
Sementara Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin mengucapkan terimakasih dengan suksesnya gerakan BISA ini. “Kita lakukan bersih-bersih di Tanjung Tamanoh, dan kami berharap dengan gerakan BISA ini mampu mengangkat salah satu daya tarik wisatawan serta menumbuhkan ekonomi kreatif dan memajukan UMKM yang ada di Desa Pela,” harap Alimin. (adv)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur