MoU ini berkaitan dengan peningkatan kompetensi, produktifitas, dan pemberdayaan tenaga kerja siap pakai.
Sunggono, dalam arahannya, sangat mendukung dan mendorong pihak perusahaan untuk melakukan melakukan MoU dengan Bupati Kutai Kukar tentang peningkatan kompetensi, produktivitas dan pemberdayaan tenaga kerja siap pakai.
Program ini merupakan bagian dari proyek perubahan H Hamly, SE selaku kepala Distransnaker dalam rangka Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) II angkatan XII tahun 2020 Puslatbang KDOD LAN Samarinda, Kaltim yang dimentori langsung oleh Sunggono.
Selain itu, MoU ini bentuk tindak lanjut komitmen Pemkab Kukar terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja.
"Dari situlah proyek perubahan ini, alhamdulilah semua mendukung," ujar Hamly kepada Korankaltim.com, Rabu (14/10/2020).
Sudah ada tiga perusahaan yang melaksanakan MoU tersebut. Yakni PT Maju Kalimantan Hadapan (MKH), PT Mengah Utama Mentari, dan PT Radja Kutai Baru Makmur.
Perusahaan yang bergabung dalam pelaunchingan ini, termasuk Forum TJSP, turut mendukung pelaksanaan MoU tersebut. Harapannya, program ini benar-benar menciptakan tenaga kerja yang berdaya saing untuk berkerja di perusahaan ataupun mengembangkan usaha sendiri.
Selain itu, data soal pelatihan kerja dapat dipadukan dengan baik untuk mencapai program yang tepat sasaran dan menurunkan angka pengangguran di Kukar.
"Sudah ada tiga perusahaan yang menjalin MoU ini, artinya perusahaan sangat mendukung. Tinggal implementasinya dan gerak cepat kami koordinasi dengan perusahaan agar dapat mendukung berjalannya program ini," kata Hamly. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan