Kukar Sumbang 45 Persen Kebutuhan Beras di Kaltim
1 menit baca318 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG– Ketersediaan pangan di Kutai Kartanegara (Kukar) cukup memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang lebih dari 600 ribu jiwa.
Ini dikatakan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar Muhammad Wahli.
Bahkan, sebut Wahli, ketersediaan beras dan ikan mengalami surplus, baik dihitungan tonasenya maupun kilo kalorinya.
“Untuk produksi beras dari data terakhir, Kukar merupakan penyumbang 45 persen dari kebutuhan beras di Kaltim. Kita (Dinas Ketahanan Pangan) ini menghitung jumlah dari kilo kalorinya, ketersedian karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral,” kata Wahli.
Walhi mengaku, pihaknya aktif melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, agar pemenuhan kebutuhan konsumsi bisa terpenuhi secara maksimal. Penyuluhan dan konsumsi yang dilakukan berupa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengkonsumsi 2.150 kilo kalori per kapita per hari.
Menurutnya, budaya masyarakat untuk mengkonsumsi sayur masih di bawah kebutuhan standar. Namun, untuk konsumsi kebutuhan protein hewani masyarakat di Kukar cukup berlebih, karena ketersediaan ikan di Kukar juga berlebih.
“Tapi kalau berlebihan konsumsi hewani kan tidak membahayakan bagi kesehatan kita,” katanya.
Kendati kebutuhan beras dan ikan surplus, namun berapa jenis sayuran masih didatangkan dari luar daerah, seperti wortel, kembang kol, kubis. Hanya saja untuk produksi kembang kol, kubis, dan selada sudah ada diproduksi di Kukar, namun jumlah produksinya belum cukup besar.
Untuk memastikan konsumsi pangan masyarakat terpenuhi, pihaknya juga bersinergi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang tergabung dalam tim Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan dan Atasi Stunting (Raga Pantas), Dinas Kesehatan sebagai leading sector.
Raga Pantas merupakan program yang diinisiasi Pemkab Kukar untuk mengatasi dan menurunkan angka stunting di Kukar. Dinas Ketahanan Pangan sendiri masuk ke dalam Pantas Pangan, yang merupakan salah satu sub-sektor dari program Raga Pantas.
“Pantas Pangan artinya, supaya mereka mengkonsumsi sesuai dengan kebutuhan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman,”tandasnya. (adv)
Penulis : Sabri
Editor : Bambang Irawan










