“Saya berikan apresiasi karena Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kutai Kartanegara merupakan OPD satu-satunya dan pertama di Kabupaten/Kota se Kalimatan Timur yang telah melakukan penyerahan laporan audit kearsipan internal ke Provinsi, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), se Kabupaten Kota se Kaltim.,” katanya kepada korankaltim.com, Senin (12/10/2020) usai menerima penyerahan LAKI secara simbolis.
Chairil berharap, hasil audit ini nantinya bisa jadi rujukan seluruh OPD yang ada di Kukar. “Dari laporan Plt Kepala Dinas tadi, ada satu OPD dengan kategori memuaskan yakni Bappeda, sisanya dengan kategori sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang. Jadi ke depan saya berharap kepala semua OPD dari kabupaten sampai kecamatan untuk memberikan instruksi kepada stafnya untuk mengelola arsip itu secara baik," harapnya.
Plt Bupati menjelaskan, pentingnya mengelola arsip secara baik, karena selalu berhubungan dengan masalah hukum jika tidak dikelola dengan baik. “Arsip itu dicari oleh para aparat penegak hukum, jadi kalau kita bicara dari a sampai z tapi tidak ada bukti dan tidak ada arsip yang bisa menguatkan argumentasi kita, ya itu bisa disanksikan,” jelasnya.
“Oleh karenanya kami ucapkan terima kasih kepada Plt kepala dinas telah melakukan audit arsip di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tambah Chairil.
Audit kearsipan dilakukan untuk 58 OPD, 55 yang sudah rampung dan masih tiga OPD (RSUD,red) yang belum dikarenakan sedang pandemic Covid-19.
Menyikapi kegiatan penyerahan LAKI hari ini, Plt Kepala Diarpus Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, menegaskan hal ini adalah bagian dari kewajiban pemerintah dalam rangka untuk menindaklanjuti Peraturan ANRI nomor 06 tahun 2019 terkait dengan kearsipan, dalam rangka untuk melaksanakan pengawasan kearsipan yang sesuai dengan Perka 38 tahun 2015 terkait dengan pedoman pengawasan kearsipan.
“Jadi intinya adalah dalam rangka untuk bagaimana penyelenggaraan kearsipan ini sesuai dengan syarat, kaidah dan standar-standar yang sudah ditentukan, sehingga menjamin pemerintah daerah bisa mengelola kearsipan dengan baik dan ketersediaannya dengan aman,” tegasnya. (Adv)
Penulis: Heriansyah
Editor: Bambang Irawan