Setelah sukses membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) 'Dikma Lestari' yang diambil dari sebuah akronim kata Dikma yang berarti D (Danau), I (Ikan), K (Kuliner) dan Ma (Mancing).
Pemdes Semayang juga telah sukses membangun penginapan berkonsep bungalow dan yang terbaru Pemdes Semayang dengan berkolaborasi bersama warga, kini telah memiliki warung terapung sebagai pelengkap wisata khususnya pada destinasi kuliner khas hulu mahakam.

"Kita sudah miliki food court terapung, letak kawasannya sama di satu tempat dengan lokasi penginapan yakni di RT 8 Desa Semayang," kata Kepala Desa Semayang, Robi Salam kepada korankaltim.com, Kamis (8/10/2020).
Robi mengungkapkan, adapun sajian yang dihidangkan warung terapung Desa Semayang adalah semua varian olahan kuliner khas yang tentunya sangat akrab dengan lidah orang Indonesia.
"Semua kuliner olahan hasil sungai mahakam, mulai dari ikan patin, nila, mas, biawan, udang dan lainnya. Semuanya diolah dan dimasak sesuai ciri khas masakan etam urang hulu. Pokoknya dijamin mantab sedap sambil disantap bersama keluarga tercinta dengan suasana asri pedesaan di atas rakit sungai Mahakam," ungkapnya.
Selain telah mempersiapkan warung terapung dengan segala macam kuliner khasnya, Pemdes Semayang juga telah memiliki taman bermain dan bersantai yang tentunya tetap menganut konsep kearifan lokal khas pedesaan Semayang.
"Ada taman untuk bermain dan bersantai. Juga letaknya terintegrasi dengan penginapan berkonsep bungalow dan food court terapung," pungkasnya. (ADV)
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan