Untuk itu, Kementerian Pendidikan memberikan bantuan untuk proses belajar mengajar dari jenjang satuan pendidikan PAUD sampai dengan Perguruan Tinggi.
"Untuk PAUD itu 20 giga dengan rincian 5 giga untuk kuota umum dan 15 giga untuk kuota pendidikan, kemudian untuk SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi itu sama 35 giga perbulannya,” kata Puji sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Rabu (7/10/2020).
Ia mengungkapkan, bantuan kuota ini diberikan langsung setiap bulannya selama empat bulan ke depan, terhitung mulai dari bulan September hingga Desember. Untuk bulan September sudah disalurkan dan diterima, untuk bulan Oktober hingga saat ini masih terus berlangsung proses penyalurannya. “Untuk batasan kuota yang 35 giga bagi SD sampai Perguruan Tinggi itu pembagiannya 5 giga untuk kuota utama, 30 giga untuk kuota pendidikan dan di dalamnya sudah termasuk kuota untuk video conference. Untuk gurunya itu diberikan bantuan 42 giga pada seluruh guru yang ada di dalam dapodik (data pokok pendidikan, red),” ungkapnya.
Disdikbud berharap bantuan kuota yang nilainya cukup besar ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh siswa maupun bagi seluruh guru yang ada di Kukar.
“Harapan kami semoga bisa berjalan dengan baik dan bisa termanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru-gurunya serta berharap juga tidak ada keluhan lagi ditengah masyarakat yang keberatan dengan tidak adanya kuota untuk pembelajaran jarak jauh ini,” harapnya.
“Karena bagaimanapun juga, untuk pembelajaran jarak jauh, pada saat ini menjadi pilihan utama di tengah pandemi covid yang kondisinya masih mengkhawatirkan ini,” pungkas Puji.[ADV]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi