"Kami sudah usulkan bahwa memang perlu agar ada akses tambahan atau alternatif (jalan penghubung) yang justru itu strategis harus dilakukan (disiapkan) pemerintah pusat saat mendesain IKN," kata Wiyono kepada korankaltim.com, Senin (5/10/2020).
Wiyono berharap, akses jalan dari Desa Jonggon Kecamatan Loa Kulu langsung ke arah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) itu masuk kedalam perencanaan pemerintah pusat ketika mendesain IKN.
"Dan bila perlu ketika kemudian merealisasikan program pembangunan fisiknya, harapannya akses jalan itu juga sudah jalan dan bisa dilaksanakan kegiatan itu (pembangunan jalan alternatif, red), karena kita dari Kukar sendiri sudah ada akses sekitar 43 kilometer dengan kontruksi beton sampai ujung Jonggon Kampung, dan itu sudah dekat dengan perbatasan PPU," harapnya.
Akses alternatif yang langsung mengintegrasikan dua Kabupaten yang sama-sama menjadi bagian IKN ini, jelas Wiyono akan lebih efektif memangkas jarak dan waktu dari Kukar ke pusat IKN.
"Sementara ini, kan akses satu-satunya kita hanya lewat di pinggir sungai, Loa Kulu, Loa Janan, jalur poros Balikpapan baru masuk ke simpang Samboja yang gunung Petung itu," jelasnya.
Selain kurang efektif, jarak yang jauh dikarenakan harus memutar, jika tetap membangun di jalur bantaran sungai ini tentu akan menambah pembiayaan yang besar, karena harus melebarkan jalan dan membebaskan rumah-rumah warga. Selain itu juga akses bantaran sungai yang rawan karena sudah terjadi beberapa kali longsoran dan arus lalu lintas yang tentu akan semakin padat.
Wiyono menegaskan, berdasarkan pertimbangan itulah, Bappeda Kukar mengusulkan agar akses transportasi darat untuk mengintegrasikan langsung Kukar ke pusat IKN ialah lewat jalur Jonggon langsung mengarah ke PPU.
"Ya tinggal meneruskan akses yang sudah kita buat yang 40 kiloan tadi, tinggal sedikit saja lagi dibangun untuk meneruskan ke PPU. Kalau kemudian IKN itu dibangun kemudian kita tidak ada akses alternatif, ya kita (Kukar, red) jadi penonton saja," tegas Wiyono. (adv)
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi