Sesuai dengan Permensos 2/2019, hal ini ditangani dengan terarah, terpadu dan berkelanjutan oleh pemerintah pusat hingga daerah dalam bentuk kebijakan, program, kegiatan pemberdayaan pendampingan serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Di Kukar, kelompok tersebut terdiri dari sekitar 10 orang. Mereka mengajukan sebuah proposal baik kepada pemerintah kabupaten hingga pusat untuk tersentuh bantuan untuk mengakses sumber daya ekonomi.
"Bantuannya bukan dalam bentuk permodalan, tapi alat penunjang untuk keperluan usaha kelompok tersebut," terang Sekretaris Dinsos Kukar, Abidin, Kamis (3/10/2020).
"Misalnya suatu kelompok membuat usaha bakso, maka dibantu dengan alat penggiling dan sebagainya," jelasnya.
Mulanya, pusat pun berencana memberikan bantuan ke KUBE yang ada di Kukar. Ada sekitar 50 kelompok yang rencananya bakal tersebut bantuan itu, namun pandemi Covid-19 menyebabkan bantuan dari pusat itu tidak bisa ditindak lanjuti.
Namun bantuan dari Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar sendiri masih tetap berjalan. Seingat Abidin, ada belasan kelompok di beberapa kecamatan yang sudah dibantu program ini. Dia berharap, kelompok tersebut dapat terpenuhi kebutuhan pokoknya dari hasil usahanya di tengah masa pandemi ini.
"Karena memang semua sektor itu terganggu akibat pandemi, jadi ini semacam stimulan bagaimana mereka bisa bertahan untuk memenuhi kebutuhan dasar," pungkasnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan