"Terima kasih dengan bantuan Alat Mesin Pertanian dari pemerintah, terkait dengan peningkatan pertanian sementara ini kami terkendala karena kondisi alam yang tidak bisa diprediksi kadang kemarau (surut, red) kadang banjir (pasang tinggi, red). Jadi alat pertanian seperti traktor roda 4 ini sangat berguna bagi kami untuk membuka lahan," kata Hendra kepada Korankaltim.com, Minggu (13/9/2020).
Dengan mekanisasi sistem pertanian maka dirinya berkeyakinan, Desa Muara Kaman Ulu bisa berkontribusi bagi pertanian di Kukar, meskipun mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan.
"Kami optimis bisa turut kontribusi bidang pertanian, dengan alat mesin pertanian bantuan pemerintah maka bisa meningkatkan produksi pertanian seperti padi, cabai, semangka dan melon yang hingga hari ini masih dikelola oleh warga kami," ungkapnya.
Hendra mengajak seluruh warga Desa Muara Kaman Ulu untuk bijak dan solutif menyikapi persoalan kondisi alam yang sering tidak menentu. Semua harus disikapi secara produktif baik saat musim air surut berkepanjangan maupun saat pasang tinggi.
"Harus bisa disikapi secara produktif, baik itu di lahan kering maupun di lahan basah, secara umum mereka adalah perikanan karena hidup kami di pinggir sungai, karena musim kemarau seperti ini banyak yang nganggur, maka kita sarankan untuk beralih untuk bercocok tanam, dan ketika musim banjir kita mencari ikan seperti biasa sehingga dimensi atau domainnya semuanya jalan dan produktif," tegas Hendra. (adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur