“Sebenarnya air terjun ini sudah lama, namun baru kita maksimal saat ini, selama ini dijadikan kawasan berladang,” kata Husniansyah.
Husniansyah menjelaskan mayoritas kawasan tersebut merupakan lahan milik warga. Pihaknya juga telah mendapat persetujuan warga untuk membuka objek wisata tersebut.
"Dengan dibukanya air terjun tersebut, bisa menjadi daya tarik, untuk orang berkunjung ke Desa Tanjung Batu dan berdampak pada pengembangan perekonomian warga sekitar, "katanya.
Selain air terjun, pihaknya juga menyediakan lahan seluas 30 hektare yang nantinya akan digunakan untuk menanam sejumlah tanaman, yang letaknya berada di bukit dan tebing. Sehingga, nantinya di lokasi tersebut bisa melihat pemandangan alam yang indah.
“Nantinya ada spot foto, replika kapal di atas tebing. Akan kami tanam beberapa varietas tanaman, yang nanti akan jadi agrowisata dan saran pembelajaran tentang tanaman,” jelasnya.
Kades berharap dukungan pemerintah untuk membantu membukakan infrstruktur jalan menuju sejumlah objek wisata di Desa Tanjung Batu tersebut.
"Kami juga berharap kepedulian perusahaan di sekitar Desa Tanjung Batu untuk berkontribusi mendukung pengembangan objek wisata itu," tandasnya. (adv)
Penulis: Sabri
Editor: Bambang Irawan