Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, Dadang S Supriatman menyebutkan, MoU telah dilaksanakan bersama Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin sejak satu tahun silam. Balai Perikanan tersebut nantinya bakal melakukan pendampingan untuk pengembangan balai ikan yang bakal dibangunkan di Kukar.
"Terlepas dari itu, memang Mandiangin punya tanggungjawab di wilayah Kalimantan timur. Kukar menjadi fokus mereka, jadi setiap tahun banyak sekali bantuannya," kata Dadang dikonfirmasi Korankaltim.com, Senin (7/9/2020).
Ada dua lokasi yang rencananya menjadi pilihan Balai Perikanan Mandiangin untuk dijadikan lokasi pengembangan benih ikan di Kukar. Yakni di Kilometer 19 dan Desa Rapak Lambur, kelurahan Loa Ipuh Darat. Nantinya bakal dipilih lokasi mana yang mencukupi syarat teknis pembangunan balai benih ikan.
Informasi dari Dadang, Balai Benih Ikan Mandiangin tahun ini melakukan pengadaan sebanyak 1 juta ekor benih. Kukar dinilai mampu mencapai angka produksi tersebut dengan keberadaan balai benih ikan ini nantinya.
"Kalau balai benih kita ini cukup representatif, kemungkinan besar kebutuhan di Kaltim cukup disediakan dari sini (Kukar), jadi tidak jauh-jauh lagi dari Banjar Masin," sebutnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Rusdi