Chairil mengatakan, sejauh ini persiapannya hampir rampung. Lengkap dengan skema pengaturan pengimplementasian protokol pencegahan Covid-19. Masyarakat dapat tetap menyaksikan langsung penampilan para qari dan qariah melantunkan ayat-ayat suci pada 28 Agustus 2020 mendatang.
"Masyarakat datang, tetapi tetap dengan protokol pencegahan Covid-19 seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," kata Charil.
Demi mencegah terjadinya kerumunan, akan disediakan layar besar di desa-desa agar masyarakat juga bisa menyaksikan lomba tanpa harus ke arena MTQ. Selain itu, penampilan peserta bakal disiarkan lewat aplikasi Zoom Meeting.
Diketahui, jumlah peserta dibatasi. Maksimal ada 70 kafilah per kontingen untuk peserta asal kecamatan atau desa yang tidak termasuk dalam zona merah.
"Kalau zona merah, maka hanya akan diperkenankan 10 orang dalam 1 kontingen" jelasnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi