“Benar kita memang zona hijau, namun tidak lantas kita tidak waspada. Rapid test sudah kita lakukan pada 9 Juli lalu untuk 80-an orang yang terdiri dari perangkat desa baik Pemdes maupun BPD. Alhamdulillah semua non reaktif,” kata Sekretaris Desa Loa Duri Ulu, Dewa Arinda kepada korankaltim.com, Selasa (21/7/2020).
Dewa menyebutkan, rapid test akan kembali dilakukan. Kali ini sasarannya adalah warga yang intensitas pekerjaannya di luar ruangan dan selalu berhubungan dengan orang banyak.
“Kamis ini akan kita lakukan rapid test lagi, kali ini sasarannya pedagang pasar tradisional, pekerja minimarket, tukang pos dan masyarakat lainnya,” sebutnya.
Pemdes Loa Duri Ulu akan bekerja sama dengan Puskesmas Loa Duri. “Harapannya semua masyarakat turut aktif mendukung dan melakukan tes ini dengan suka rela karena gratis tidak dipungut biaya. Mari sama-sama kita peduli kesehatan diri sendiri dan keluarga masing-masing,” tegasnya.(adv)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi