Dedi saat dikonfirmasi menyampaikan kegiatan menyerahkan bantuan ini adalah bagian dari program sekolah yaitu SDIT Al Ihsan Peduli. "Kegiatan ini sering kami lakukan ketika ada musibah, tidak hanya di daerah bahkan luar negeri," kata Dedi kepada koran Kaltim.com, Minggu (19/7/2020) tadi.
Kegiatan ini bagian dari pendidikan karakter yang diajarkan kepada anak didiknya untuk belajar berbagi dan peduli sesama manusia ketika mengalami musibah. "Karena pada hakikatnya kita kelak yang akan ditolong dan dibantu, dalam perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan yang ditempuh dengan jalur darat memakan waktu 3-4 jam tapi tidak menyurutkan semangat kami untuk berbagi dan peduli," ungkapnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada wali murid dan dewan guru SDIT Al Ihsan Muara Kaman atas infaq berupa uang, sembako dan pakaian layak pakai.
"Terimakasih semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak/ibu sekalian dan kami juga turut berduka dan prihatin kepada warga Desa Sedulang atas musibah ini semoga bantuan kami bisa bermanfaat dan semoga Allah SWT memberikan kesabaran kepada korban kebakaran dan diberikan ganti dengan yang lebih baik, Amin," kata Dedi.
Sementara itu Camat Muara Kaman Surya Agus mengatakan pihaknya atas nama perwakilan warga Desa Sedulang merasa sangat berterima kasih atas bantuan dari perorangan ataupun komunitas dan instansi serta lembaga. "Alhamdulillah terimakasih, meskipun disaat pandemi corona saat ini, warga Kukar terbukti memiliki kepedulian yang tinggi semoga bantuan yang sudah diserahkan menjadi berkah dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT," kata Surya Agus. (*) (ADV)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur