Penyerahan mobil labolatorium ini merupakan tindaklanjut dari program penguatan lingkungan hidup dan kehutanan dalam mendukung early warning system bencana lingkungan dan mendukung pengelolaan lingkungan di daerah.
"Ini untuk menunjang Pemda agar dapat menunjang secara langsung pelaksanaan tiga sub urusan lingkungan hidup. Yaitu pembinaan dan pengawasan izin lingkungan dan PPLH, pengaduan lingkungan hidup, dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup," kata Kepala Balitek KSDA Ishak Yassir mewakili Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Labolatorium Lingkungan (P3KLL), KLHK RI.
Mobil laboratorium ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kaltim.
Di mobil ini terdapat peralatan laboratorium yang dapat menganalisa 30 parameter air, 8 parameter udara, dan 10 parameter limbah B3.
P2KLL bakal menyupervisi para analisis di DLHK Kukar baik dalam pengambilan contoh uji, kalibrasi dan perawatan laboratorium, hingga jaminan dan pengendalian mutu pengujian.
Bupati Kukar Edi Damansyah menyebutkan, mobil ini menjadi tambahan sarana kerja DLHK Kukar.
Dengan fasilitas ini, DLHK dapat bergerak cepat melakukan uji lab terhadap masalah-masalah lingkungan.
"Kalau ada kondisi-kondisi tertentu seperti kualitas air, kondisi lingkungan tertentu kita bisa bergerak cepat," pungkasnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi