Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Instruktur Program Cambridge Rahmatullah, Pengawas SMA, Suwarno, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Nur Taufik. Sedangkan para pesertanya adalah guru-guru dari SMAN 2 Sebulu.
Kepala SMAN 2 Sebulu, Fadli Yulizannur berharap melalui pelatihan para guru di SMAN2 Sebulu dapat menambah dan meng-upgrade dirinya agar bisa menyesuaikan dengan keadaan sekarang selama pandemic Covid 1 yakni belajar dari rumah dan sesuai dengan perkembangan zaman. “Sehingga membuat video pembelajaran melalui Youtube bisa menjadi salah satu pilihan untuk siswa agar bisa tetap belajar,” katanya kepada koran Kaltim.com, Minggu (5/7/2020).
Sedangkan Bilingual Class, menurut Fadli, para guru dituntut agar bisa menggunakan Bahasa Inggris sehingga bisa diimplementasikan dalam pengajaran melalui Youtube yang tentunya sudah dipersiapkan materi dan perangkatnya melalui pembuatan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
“Walau sekolah pinggiran atau mewah alias ‘mepet sawah’ namun tidak ada alasan untuk kami mengeluh dan tidak bisa. Kami harus belajar dan bertransformasi untuk menjadi lebih baik dan lebih SMART. Sudah saatnya berbenah, kalau tidak sekarang kapan lagi. From zero to hero,” tegas Fadli. (Adv)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur