Kepala Bagian Pengelola Komunikasi Publik (PKP), Ahmad Rianto menyebutkan, program pembelajaran daring ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari metode pembelajaran.
"Programnya akan terus dikembangkan dengan melibatkan dan memberi kesempatan siswa tampil di ruang siaran sebagai bagian dari proses pembelajaran," kata Rianto kepada Korankaltim.com, Senin (29/6/2020).
Kanal ini dirasa bermanfaat untuk proses belajar-mengajar di tengah pandemi Covid-19. Terutama untuk mencegah terjadinya penularan virus di kalangan siswa.
Namun, memasuki fase New normal kini, terutama saat memasuki tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020 nanti, kanal ini dikembangkan kembali dengan jadwal yang tertata rapi.
Tidak hanya secara daring, siswa juga dapat mengakses materi-materi video di dalamnya secara luring. Para orang tua pun dapat secara langsung mengawasi proses belajar anak di manapun dan kapanpun, penggunaannya jadi lebih fleksibel dan mendorong para guru untuk melek terhadap pemanfaatan teknologi.
Salah satu Guru Penggerak yang disediakan Diskominfo Kukar, Suparno Gofar berpendapat, metode daring yang difasilitasi Diskominfo ini menjadi solusi dan sangat bermanfaat saat mata pelajaran SMA/sederajat yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kaltim belum di laksanakan di Kukar. Hal ini dirasa sangat bermanfaat baik bagi guru maupun siswa.
"Karena murid-murid ini hanya di rumah saja, Kita berusaha untuk mendekatkan anak-anak dengan pelajarannya," sebut ketua IGI Kukar ini.
"Dan bupati juga inginnya seperti itu, ada dibuatkan jadwal yang teratur untuk para siswa ini," tandasnya.
Terpisah, Kepala Diskominfo Kukar Bahteramsyah sangat mendukung dan mengapresiasi terobosan yang dilakukan bidang pengelolaan komunikasi publik.
Hari ini, kanal tersebut memberikan materi terkait kesehatan reproduksi yang dapat di pelajari baik siswa maupun umum. (Adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi