"Dari sembilan desa, tinggal satu desa yang belum salurkan BLT DD bulan kedua, yakni Desa Semayang," katanya kepada Koran Kaltim.com, Selasa (16/6/2020).
Lukman menerangkan penyebab keterlambatan penyaluran disebabkan karena pada awal pencarian DD (Dana Desa), desa ini lebih dahulu mendapatkan pencairan awal tahun.
Karena ketidaktahuan pihak desa, dana yang ada dipakai lebih dahulu untuk belanja keperluan lain, dan tidak sempat merevisi untuk keperluan BLT.
"Jadi, di desa ini akan tertinggal sebulan dari desa lainnya untuk penyaluran BLT DD. Untuk BLT DD bulan kedua di desa ini, nanti akan disalurkan pada Juli, dan seterusnya hingga selesai penyaluran BLT DD pada bulan keenam," terangnya.
Lukman berharap agar masyarakat penerima BLT DD desa Semayang dapat memaklumi dan bersabar dengan kondisi seperti ini.
Dirinya memastikan, walaupun penyalurannya terlambat, tetap akan disalurkan ke warga penerima sesuai kriteria.
"Warga penerima harap bersabar, dan pasti akan disalurkan ke warga walaupun terlambat," pungkasnya. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi