Tahun lalu, pembangunannya dianggarkan sebesar Rp10 miliar. Proyek akan terus berjalan hingga 2021 dengan total anggaran keseluruhan desain sebesar Rp34,7 miliar.
"Kemudian pada tahun 2021 itu nanti sudah bisa fungsional. Awalnya pada 2020 ini rencana sudah bisa fungsional, tapi perkembangan terakhir, karena lahannya itu perlu dikuatkan, makanya kemudian alokasi anggarannya itu lebih banyak untuk menguatkan lahan untuk pondasi," kata Wiyono kepada Korankaltim.com, Jumat (12/6/2020).
Perencanaan arsitektur dan desain bangunannya, ungkap Wiyono, melibatkan para pelaku ekonomi kreatif. Creative Hub ini nantinya diproyeksikan dapat mengakomodir para pelaku ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, perfilman, hingga seni pertunjukan yang menjadi andalan Kukar sebagai salah satu Kabupaten yang terpilih menjadi Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif 2019.
"Karena ada aula besarnya yang nanti kita harapkan bisa difungsikan sembari mengembangkan bagian lainnya," pungkasnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi