"Nanti harus kita bahas lagi," kata Sunggono kepada Korankaltim.com, Sabtu (30/5/2020).
Sebelumnya, 'new normal' telah diterapkan di Kukar pada Rabu (27/5/2020) lalu. Hal itu ditandai dengan diperbolehkannya sektor-sektor usaha informal dibuka kembali seperti kafe, pasar malam dan area bermain anak.
Terkhusus untuk pelayanan publik maupun aktivitas sekolah, Kepala Dinkes Kukar Martina Yulianti menyebut pihaknya akan mengintervensi guna memastikan implementasi social distancing.
Sosial distancing sendiri bakal mengurangi kapasitas ruang belajar. Lantaran, tempat duduk siswa akan diberi jarak aman untuk meminimalisir potensi penyebaran Corona. Dalam pembahasannya nanti, penjadwalan masuk sekolah akan jadi konsen mengingat tidak semua siswa di suatu sekolah dapat hadir bersamaan dalam kelas karena penerapan jarak sosial tadi.
"Itulah yang akan kita pikirkan nanti, karena hal ini pun dapat berpengaruh bagi keluarga siswa di rumah juga," pungkasnya. (ADV)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi