Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin, mengatakan festival tersebut merupakan komitmen serius menjadikan Danau Semayang sebagai Daya Tarik Wisata (DTW).
“Kegiatan ini telah menjadi kalender tahunan dari Dinas Pariwisata Kaltim dan Dinas Pariwisata Kukar yang harus dilaksanakan tiap tahun dengan tujuan sebagai pelestarian budaya asli Kaltim,” terang Alimin kepada media Rabu (19/7/2019).
Festival ini dilaksanakan selama lima hari, berbagai lomba seperti menjala ikan, perahu dayung, memancing, lomba kuliner, bahkan mendanau atau menangkap ikan dengan tangan kosong.
Bupati Kukar Edi Damansyah pada saat pembukaan lalu, juga ikut lomba menjala.
Edi mengatakan, tiga danau di Kukar yakni Danau Semayang, Danau Jempang dan Danau Melintang telah disepakati di tingkat Provinsi Kaltim untuk pengembangan DTW pada 2020.
Untuk itu, Edi meminta OPD terkait untuk fokus memberikan perhatiannya terhadap hal ini.
“ Saya ingin agar ada penguatan Pokdarwis oleh OPD terkait, kemudian agar dilakukan pengembangan kuliner dan Usaha Kecil Menengah dengan mengutamakan keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat setempat,“ pungkasnya. Adv
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi