“Kemudian nanti kita akan mengusulkan ke Bappeda, kajian menyeluruh evaluasi terhadap drainase yang ada di Tenggarong. Itu akan dikaji secara teknis dan akademis, kita menghitung berapa luasan catchment area (daerah tangkapan air) terhadap perubahan-perubahannya saat ini, kemudian dari situ bisa ditentukan apakah kita bisa bertahan dengan drainase yang ada atau kita melakukan perubahan-perubahan dimensi dan perbaikan terhadap saluran irigasi yang mengalami kerusakan,” papar Yamin kepada Korankaltim.com, Sabtu (15/7/2019).
Langkah-langkah yang akan ditempuh seperti topografi dan perhitungan oleh konsultan ahli berapa luasan daerah tangkapan air dan luasan jaringan masing-masing di beberapa wilayah di Kota Tenggarong.
“PU sudah turun untuk mendata itu semua, tinggal kita mengkompilasi apa langkah jangka pendek yang bisa kita lakukan di masa transisi pasca banjir ini.
Kalau normalisasi (sungai) itu nanti kita menunggu kajian dari ahli,” demikian Yamin. ( ADV )
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi