Bahkan salah satu kelompok begerakan sahur, Bagas AL-Fikri yang sudah eksis dan menjuarai lomba di beberapa kecamatan, mengaku sangat menantikan lomba ini. Pasalnya, lomba yang diadakan setiap Ramadan ini terakhir kali diselenggarakan di zaman Bupati Syaukani HR.
“Ya kita lihat sendiri beberapa tahun sudah vakum, dan Alhamdulilah ada kabar positif untuk tahun ini ada even begerakan sahur yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kutai Kartanegara,” kata punggawa Bagas AL-Fikri, M Riski kepada Korankaltim.com, Sabtu (25/5/2019).
Riski menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Kukar. Menurutnya, even-even seperti itu merupakan bentuk perhatian Pemkab terhadap kelompok-kelompok seni musik tradisional.
“Terima kasih atas perhatian Pemkab Kutai Kartanegara terhadap para pecinta musik tradisional di Kukar,” pungkasnya. *Adv*
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi