“Perjalanan menempuh jarak sepanjang seribu kilometer pergi pulang lewat jalan darat, karena jarak tempuh Samarinda ke Tanjung Redeb saja sekitar 542 kilo. Ada 14 acara selama 4 hari yang dihadiri sekaligus menemui masyarakat,” kata Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kaltim.
Setiap acara selalu disambut antusias masyarakat yang ingin melihat langsung dan menyapa pemimpinnya. Bahkan ketika acara di Labanan Kabupaten Berau, meski rombongan disambut hujan deras tapi tidak mengurangi animo masyarakat dan acara tetap berlangsung seperti yang direncanakan,
“Antusias masyarakat besar sekali untuk bisa bertemu Pak Isran dan Pak Hadi, bahkan sekedar disetujui bisa berswafoto saja mereka sangat senang dan bangga sekali” ungkap Faisal.
Pada kunjungan itu Isran menyerahkan bantuan untuk masyarakat setempat melalui perangkat daerah seperti dari Dinas Perkebunan, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dan Dinas Kelautan & Perikanan,
“Kalau ditotal semua bantuan yang diberikan pada kunjungan kerja kali ini lebih dari 40 miliar rupiah dalam beragam bentuk sesuai sasaran dan kebutuhannya melalui OPD terkait,” ungkap Faisal.
Gubernur juga melakukan kontrol lapangan terhadap kegiatan fisik yang dilakukan provinsi atau pemerintah pusat serta realisasi bantuan keuangan provinsi terhadap kabupaten dan kota, “Pak Adji Firnanda sebagai Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) menjelaskan secara detail mengenai proyek fisik seperti jalan, drainase, pemeliharaan jalan maupun pelebaran jalan yang sudah diselesaikan maupun yang sedang dikerjakan. Kalau dihitung dengan angka pasti sudah lebih dari 200 miliar rupiah baik yang melalui APBN maupun APBD provinsi” sebut mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini.
Kunjungan kali ini memang jauh lebih berat dibanding dengan kunjungan kerja sebelumnya ke wilayah barat, tapi dibanyak kesempatan sambutan beliau selalu bilang,
”Saya happy sekali, walaupun sedih karena kasus covid terus bertambah di Kaltim” tutup Faisal mengutip perkataan Isran Noor.
Editor: Aspian Nur