Rabu, 29/07/2020
Rabu, 29/07/2020
Swab massal akan kembali dilaksanakan di pasar Muara Rapak setelah 17 pedagang dinyatakan positif terpapar Covid-19. (Foto: Hendra/KoranKaltim.Com)
Rabu, 29/07/2020

Swab massal akan kembali dilaksanakan di pasar Muara Rapak setelah 17 pedagang dinyatakan positif terpapar Covid-19. (Foto: Hendra/KoranKaltim.Com)
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Kabar mengejutkan datang dari Gugus Tugas yang mengumumkan hasil tes swab massal pedagang pasar Muara Rapak yang dilaksanakan pada 21 Juli 2020 lalu. 17 pedagang dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat rilis perkembangan Covid-19. Dimana swab massal kala itu 109 dari 235 pedagang yang ditargetkan.
"Hasilnya baru kami terima karena memang ada kepadatan di Labkesda provinsi. 17 pedagang terkonfirmasi positif," kata Andi Sri Juliarty, Rabu (29/7/2020).
Adapun kode 17 pedagang yang positif itu berturut-turut mulai dari BPN429 sampai BPN446. Seluruhnya terdeteksi setelah mengikuti swab massal yang digelar di area parkir Rapak Plaza.
"Swab massal dilakukan setelah ditemukannya pedagang positif. Lokasi jualannya di lantai dasar," sebutnya.
Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi telah memanggil Lurah Muara Rapak dan menyatakan kawasan di kecamatan Balikpapan Utara berzona sangat merah.
"Besok akan dilaksanakan swab massal di sana. Saya minta pedagang dan masyarakat mengikuti. Jangan tidak ikut," kata Rizal Effendi.
Terlebih kasus itu turut membentuk klaster baru. Tidak cuma klaster pedagang. Ada pula klaster kantor Pegadaian dan Sekolah Dasar.
"Saya mohon masyarakat di Muara Rapak untuk waspada karena sudah zona merah sekali. Terutama pasar dan Rapak Plaza akan kami tutup 3 hari, mulai Jumat atau persis Hari Raya Iduladha," ungkapnya.
Penulis: Hendra
Editor: Desman Minang
Rabu, 29/07/2020
Swab massal akan kembali dilaksanakan di pasar Muara Rapak setelah 17 pedagang dinyatakan positif terpapar Covid-19. (Foto: Hendra/KoranKaltim.Com)
TERPOPULER