Ketua panitia kurban sekaligus Sekretaris PCNU Kota Bontang Achmad Cholid mengatakan, sapi-sapi tersebut berasal dari iuran masyarakat dan jamaah Masjid Al-Baitsu.
"Warga dan jamaah secara suka rela patungan untuk membeli hewan kurban, satu sapi merupakan iuran dari tujuh orang," kata Cholid kepada Korankaltim.com.
Prosesi pemotongan dilakukan mulai pukul 09.00 Wita tepat dihalaman Masjid dan dikerjakan oleh panitia kurban sebanyak 90 orang. Berisikan orangtua, ibu-ibu hingga anak Ikatan Remaja Masjid (Irma).
Kurban bukan hanya sekedar menyembelih hewan, tetapi merupakan bentuk ketaatan, ketakwaan dan wujud syukur tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT.
Ibadah ini menjadi simbol pengorbanan harta dan ego demi mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus sarana berbagi untuk mempererat empati sosial.
"Dengan berkurban, kita dapat berbagai kepada banyak orang, agar mereka juga dapat merasakan kebahagian," paparnya.
Setelah dibagi ke dalam kresek sesuai dengan timbangan daging akan dibagikan kepada ratusan masyarakat meliputi empat Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 6, 33, 34 dan 37.
Editor: Aspian Nur