Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang Muzarroby Renfly dalam Seminar Demokrasi yang berlangsung di Auditorium Tiga Dimensi Jalan Awang Long, Bontang Baru Kamis (23/4/2026) hari ini. "Emansipasi wanita berarti proses atau cara wanita itu tidak berada dalam posisi terendah," ujar Muzzaroby.
Seminar sendiri berlangsung untuk memperingati Hari Kartini. Menurut Muzzaroby, kesetaraan gender bukan berarti laki-laki dan perempuan itu jenis kelaminnya disamakan, tetapi hak kaum perempuan dan laki-laki tidak dibedakan sedikitpun. "Tidak ada perbedaan perlakuan dalam hal apapun, khususnya dalam bidang ekonomi, sosial, hukum, maupun politik," tegasnya.
Masih banyak pihak menurutnya yang terkurung dalam sistim patriarki. Dimana pria berkedudukan lebih tinggi daripada perempuan. "Dahulu kental sekali pemikiran yang menyatakan seorang perempuan setelah lulus sekolah lebih baik di dapur saja. Namun sekarang semunya sudah jauh berbeda," papar Muzzaroby
Demokrasi merupakan sistem keputusan dalam politik. Dalam kebijakan tersebut tidak serta-merta diputuskan oleh pimpinan wilayah namun juga harus memperhatikam aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan yang konstruktif, ide-ide serta wadah bertukar pengalaman, khususnya dalam hal advokasi politik di Kota Bontang.
Editor: Aspian Nur