Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), hanya saja jadwal pastinya karena harus menyesuaikan agenda pemerintah kota, termasuk arahan wali kota dan wakil wali kota.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha menjelaskan, mereka menginginkan BCC tetap dilaksanakan tidak jauh dari momen ulang tahun kota, mengingat agenda tersebut telah menjadi bagian dari tradisi sekaligus kebanggaan masyarakat Bontang.
“Kalau bisa tetap di momen ulang tahun, paling tidak bergesernya tidak terlalu jauh. Tapi tentu kita menyesuaikan agenda wali kota dan wakil wali kota, karena ini momen kebanggaan dan juga bagian dari agenda nasional,” kata Safa kepada Korankaltim.com Rabu (22/4/2026)
Kehadiran pimpinan daerah dalam pelaksanaan BCC juga menjadi bagian penting yang diperhatikan karena agenda tersebut tidak hanya menjadi ruang pertunjukan budaya, tetapi juga momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. “Kalau pemimpin hadir di tengah-tengah masyarakat, tentu itu menjadi nilai tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.
Disinggung soal evaluasi pelaksanaan BCC tahun sebelumnya yang digelar malam hari dan sempat mengalami keterlambatan serta diguyur hujan, dirinya mengatakan hal itu menjadi bahan pertimbangan untuk penyelenggaraan tahun ini.
Keputusan apakah BCC kembali digelar malam atau bergeser ke siang hari masih menunggu pembahasan panitia. Namun yang pasti, seluruh aspek teknis akan dipersiapkan lebih matang agar kegiatan berjalan lancar. “Tergantung keputusan panitia, apakah malam atau siang. Yang jelas akan kita kemas semaksimal mungkin supaya pelaksanaannya berjalan baik,” sebut Safa.
Penyebab molornya acara tahun lalu terjadi karena panitia menunggu kehadiran gubernur Kalimantan Timur, sementara wali kota, wakil wali kota dan unsur Forkopimda disebut sudah hadir lebih awal sekitar pukul 19.00 WITA.
Evaluasi atas kendala tersebut akan menjadi perhatian agar pelaksanaan BCC 2026 lebih tertata, termasuk dalam pengaturan waktu mulai acara, antisipasi cuaca, hingga skenario teknis di lapangan.
BCC sendiri selama ini menjadi agenda tahunan yang paling dinanti masyarakat, dengan menampilkan parade budaya, kreativitas seni, dan partisipasi berbagai elemen, mulai dari pelajar, komunitas, hingga instansi pemerintah.
Editor: Aspian Nur