Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret Pekan Depan, Stok BBM di Bontang Dipastikan Aman
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG - Pemerintah kota (Pemkot) Bontang bersama sejumlah instansi tengah bersiap melakukan pengamanan menuju datangnya hari lebaran.
Diperkirakan puncak arus mudik pada 18 hingga 19 Maret pekan depan, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 28 hingga 29 Maret. Pemerintah juga mengantisipasi potensi terjadinya bencana dengan melakukan langkah mitigasi di sejumlah wilayah yang rawan bencana.
"Upaya ini kami lakukan untuk meminimalkan risiko gangguan selama periode arus mudik dan balik masyarakat Bontang," ujar Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum Kota Bontang Anwar Sadat Selasa (10/3/2026)
Dari sisi energi, ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur dipastikan berada dalam kondisi aman dan terkendali. "Masyarakat tidak perlu panik atau melakukan penimbunan BBM dalam rangka persiapan mudik menjelang Lebaran," jelas Anwar lagi.
Selain itu, ketahanan stok pangan di Kalimantan Timur juga terpantau dalam kondisi aman dan melimpah. Evaluasi terhadap ketersediaan pasokan menunjukkan tidak adanya potensi krisis atau kelangkaan di tingkat distributor maupun pergudangan.
Pemkota Bontang bersama instansi terkait seperti KSOP dan Angkasa Pura telah menyiapkan armada tambahan apabila terjadi lonjakan jumlah pemudik. "Begitupun dengan Jasa Marga yang juga telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan di jalur tol, jalan bebas hambatan, maupun jalan poros guna memberikan pelayanan bagi masyarakat selama perjalanan," paparnya.
Anwar berharap dengan persiapan yang matang dari seluruh pihak terkait akan mampu menjaga kondusifitas dan kenyamanan masyarakat dalam berlebaran bersama keluarga mereka.
Editor: Aspian Nur









