Satu diantara solusi yang telah dijalankan oleh Pemerintah kota (Pemkot) adalah dengan membangun Water Treatment Plant (WTP) yang memanfaatkan air dari bendungan sungai Bontang.
WTP sendiri merupakan fasilitas untuk mengolah air baku (sungai/sumur) menjadi air bersih atau minum melalui proses penyaringan, koagulasi, dan desinfeksi.
Wali Kota Bontang Neni Moernieni langsung meninjau lokasi WTP sebagai langkah serius dalam menangani permasalahan krisis air baku yang melanda Kota Taman.
"WTP ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat kota Bontang. Saat ini ketersedian air baku kita baru mencapai 36.000," kata Neni Selasa (3/3/2026).
Neni langsung memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bontang untuk segera menyerahkan WTP tersebut kepada Perumda PDAM Tirta Taman.
"Pembangunan ini di danai dari APBD Kota Bontang yang pengerjaannya dilakukan pada 2025. Jadi harus bisa difungsikan semaksimal mungkin," sebutnya.
Dirinya berkomitmen untuk terus bekerja keras memastikan masyarakat bisa mendapatkan air bersih. Keterbatasan air baku harus segera bisa terselesaikan secepat mungkin, terlebih pada bulan ramadan pemakaian air rumah tangga semakin meningkat.
Editor: Aspian Nur