Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi, sejumlah truk bermuatan koral kerap melintasi jalan umum tanpa menggunakan penutup. Pihak kepolisian bahkan telah turun tangan untuk menindak para sopir yang melanggar aturan.
“Sudah jadi kebiasaan truk ini tidak menutup muatannya, jadi batunya berserekan ke jalan umum,” ucap salah seorang warga Tanjung Laut Indah, Rina, Minggu (15/2/2026).
Ia mengakui para sopir telah diminta agar menutup muatannya saat melintasi jalan umum, tetapi masih tidak mengindahkannya.
“Bahaya kalau begini kondisinya, pengendara yang lewat bisa terjatuh karena batu-batu berserakan,” pungkasnya.
Bahkan, saat Rina mencoba memberhentikan salah satu truk, bukannya menutup muatannya, sopir justru meminta agar ia menegur pengangkut lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media Korankaltim.com masih berusaha menghubungi Polres Kota Bontang terkait keluhan tersebut.
Editor: Erwin